Review Pompa ASI Bayi Dr Brown’s, Perangkat Breastpumping One-Piece yang Mudah Digunakan

Teknik pumping merupakan salah satu metode yang sering dilakukan oleh para ibu untuk mendapatkan ASI lebih banyak atau meningkatkan suplai ASI. Metode ini tentu membutuhkan bantuan alat pumping atau alat pompa asi bayi khusus. Salah satu yang sangat direkomendasikan adalah dari Dr Brown’s.

Fitur dan Keunggulan Breastpump Dr Brown’s

Produk breastpump dari Dr Brown’s ini banyak disukai dan digunakan oleh bunda untuk membantu dalam proses breastfeeding untuk si kecil. Ada berbagai fitur pada perangkat pompa ini yang tidak akan bunda temukan pada merk pompa untuk ASI lainnya.

  1. Soft and Safe on Skin

Pompa asi bayi dari Dr Brown’s ini dibuat dengan fitur soft and safe on skin. Dibuat dengan material 100% silicone yang dijamin lembut dan aman untuk kulit bunda. Bahannya yang bersifat BPA Free juga menjadikan perangkat pendukungnya, seperti botol dot, aman jika masuk ke mulut si kecil.

  1. Desain Ergonomis

Fitur lain dari pompa asi ini yang dijamin sangat menguntungkan adalah desainnya yang ergonomis dan praktis. Bunda tidak perlu kerepotan merakit saat akan digunakan. Alatnya dibuat one-piece sehingga sangat praktis, apalagi untuk dibawa bepergian.

  1. Travel Friendly

Satu lagi fitur yang diunggulkan dari perangkat ini adalah travel friendly. Bunda tidak perlu kerepotan jika membawa si kecil bepergian karena perangkat pompa dari Dr Brown’s ini tersedia dalam paket lengkap, termasuk dilengkapi kantong ASI bayi di dalamnya.

Ada kantong ASI yang sangat rapat dan bersifat kedap udara untuk menyimpan ASIP sehingga tidak mudah rusak. Selain kantong, bunda bisa juga menyimpannya di botol ASI. Botol ini terbuat dari bahan polypropylene yang juga bersifat kedap udara.

Tidak hanya dilengkapi dengan kantong ASI bayi dan botol ASI, perangkat pompa dari Dr Brown’s ini juga dilengkapi dengan drawstring. Semua kelengkapan ini dijamin akan memberikan kenyamanan untuk bunda saat dibawa bepergian.

  1. Breastpad untuk Memompa Lebih Bersih

Kebanyakan bunda sering mengeluh setelah memompa ASI adalah sisa ASI yang merembes sehingga membuat kotor dan berantakan. Dengan adanya breastpad dari cotton, proses memompa jadi lebih rapi dan bersih.

Setelah memompa dan menampung ASI ke dalam kantong ASI, bunda bisa langsung bisa membersihkan rembesan ASI dengan breastpad ini. Selain menyerap dengan baik, breastpad ini juga bisa dicuci sehingga bisa dipakai berulang kali.

Alat Pompa ASI dari Dr Brown’s, Memompa ASI Jadi Lebih Praktis

Dr Brown’s merupakan salah satu brand yang selalu mendukung kebutuhan ibu dan bayi. Guna mendukung kebutuhan breastfeeding, Dr Brown’s menghadirkan seperangkat breastfeeding lengkap. Mulai dari alat pompa, breastpad hingga kantong asi bayi yang dipakai untuk menyimpan ASIP.

Alat pompa bayi ini berbentuk one-piece, bersifat sama naturalnya dengan memompa manual dengan tangan. Bedanya dengan pompa lain adalah lebih praktis karena tidak perlu dirakit dan bunda tidak perlu merasa terganggu dengan suara mesin pompa yang biasanya berisik.

Memompa ASI Mengatasi Masalah Produksi ASI Kecil

Bagi bayi, ASI adalah makanan terbaik yang harus terpenuhi kebutuhannya setiap hari. Sementara bagi bunda, disarankan untuk lebih sering mengeluarkan ASInya, baik itu diberikan secara langsung atau dipompa kemudian disimpan di dalam kantong ASI. Hal ini dilakukan, karena semakin banyak ASI dikeluarkan, maka semakin banyak pula produksinya.

Memompa ASI menggunakan alat breastpump selama ini identik hanya dilakukan oleh ibu yang bekerja saja. Namun, pada praktiknya ibu yang tidak bekerja pun bisa melakukannya. Tujuannya tentu selain menyediakan stok ASI yang cukup untuk si kecil, juga sebagai teknik untuk memperlancar keluarnya ASI.

Berapa Lama Idealnya Durasi Memompa ASI

Bunda yang masih harus memberikan ASI untuk si kecil dan harus meluangkan waktu untuk memompa ASI mungkin akan merasa khawatir kegiatan memompa ASI ini akan mengganggu aktivitas lainnya. Tidak perlu resah, karena pada dasarnya memompa ASI tidak butuh waktu lama.

Durasi memompa ASI bisa berbeda-beda tergantung metode dan alat breastpump yang digunakan. Apalagi jika bunda sudah terbiasa menggunakan alatnya, durasi memompa juga pasti akan lebih cepat.

Secara umum, waktu paling lama untuk memompa terjadi tepat setelah melahirkan. Bisa membutuhkan waktu 20-30 menit untuk menghasilkan 30mililiter ASI. Waktu ini bisa lebih singkat seiring bunda yang sudah terbiasa, apalagi jika menggunakan alat pompa ASI bayi yang berkualitas. Untuk memompa kedua payudara secara bergantian bisa membutuhkan waktu antara 15-20 menit saja.

Setelah Dipompa, ASI Disimpan Dimana?

Ini juga menjadi masalah yang sering dialami oleh bunda yang melakukan pompa bayi untuk si kecil. Setelah dipompa, ASI hasil pompa disimpan dimana? Umumnya bunda membutuhkan wadah khusus untuk menyimpan ASI ini agar bisa bertahan lama.

Hal ini tidak perlu lagi menjadi masalah karena di dalam paket Breatspump dari Dr Brown’s ini bunda juga akan sekaligus mendapatkan kantong ASI untuk menyimpannya. Kantong ini bersifat kedap udara sehingga ASI yang disimpan di dalamnya bisa bertahan lama.

Apakah Menggunakan Pompa ASI Aman untuk Bayi?

Menggunakan alat pompa ASI bayi sering menjadi solusi untuk bunda agar bisa tetap menyediakan makanan utama si kecil meskipun sedang bekerja. Namun kemudian, banyak diantara bunda yang masih ragu dengan penggunaan alat ini, apakah aman atau tidak.

Untuk bayi, penggunaan alat ini tetap aman, apabila bunda bisa memilih alat pompa yang berkualitas baik. Apa saja yang menjadi indikator dan harus diperhatikan saat memilih alat pompa bayi agar tetap aman untuk si kecil?

  • Terbuat dari Bahan yang Aman

Pastikan pompa ASI bayi yang dipilih terbuat dari bahan yang aman. Pompa yang baik terbuat dari bahan yang BPA Free atau terbebas dari kandungan bahan plastik.

  • Pilih Corong Pompa Sesuai Ukuran Payudara

Corong pompa adalah bagian penting karena bersentuhan langsung dengan payudara bunda. Memilih corong pompa yang pas sesuai ukuran payudara akan membuat bunda lebih nyaman saat pumping dan tidak menyebabkan lecet pada payudara.

  • Sesuai Standar Kesehatan

Aspek yang tak kalah penting adalah memilih breastpump yang sudah sesuai standar kesehatan. Perangkat yang sudah lolos uji, bebas bahan berbahaya dan pastinya aman adalah standar yang harus dipenuhi.

Apalagi alat yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan mulut si kecil, seperti corong yang menempel ke payudara atau botol susu untuk menampung ASI hasil pompa. Jika terbuat dari bahan yang berbahaya, ketika bersentuhan langsung dengan si kecil tentu juga akan turut membahayakannya.

  • Higienis

Karena akan menampung ASI yang merupakan makanan utama si kecil, bunda juga harus memastikan memilih pompa yang higienis. Pompa yang higienis ini ditandai dengan adanya penutup corong. Perangkat yang menambahkan kantong ASI yang kedap udara bisa menjadi opsi lain yang disarankan.

Bunda juga harus selalu memastikan kebersihan dan higienitas pompa dengan mencuci bagian-bagiannya, seperti corong dan botol penampung susunya secara teratur. Dengan begitu kebersihannya jadi tetap terjaga.

Demikian tadi review lengkap pompa ASI bayi dari Dr Brown’s yang bisa menjadi rekomendasi terbaik untuk bunda. Memang tidak semua ibu menyusui membutuhkan perangkat ini. Namun informasi ini tentu bisa menjadi referensi dan informasi tambahan jika suatu saat dibutuhkan.

You May Also Like

About the Author: Juragan