Kesalahan Merawat Celana Dalam yang Picu Iritasi

Area kewanitaan adalah bagian penting yang harus dijaga untuk memastikan kesehatan alat reproduksi. Salah satunya dengan cara menggunakan celana dalam yang aman dan nyaman. Kebanyakan orang telah paham memilih pakaian dalam yang tepat namun kerap melakukan kesalahan dalam merawatnya. Beberapa kesalahan yang sering dilakukan ternyata berakibat buruk seperti menyebabkan iritasi.

Agar tidak melakukan kesalahan tersebut, berikut kesalahan merawat celana dalam yang sering dilakukan:

  • Mencuci dengan detergen beraroma

Detergen beraroma atau pewangi sering digunakan untuk memberi aroma segar pada pakaian. Namun sebaiknya tidak digunakan untuk celana dalam, pasalnya detergen beraroma dan pewangi dapat memicu terjadinya ruam dan reaksi alergi pada organ intim. Ingat! Kulit di area kewanitaan lebih sensitif dari bagian lain, jadi sebaiknya gunakan detergen anti alergi dan bebas pewangi.

  • Memasukkan¬†ke mesin pengering

Jangan gunakan mesin pengering untuk celana dalam karena dapat merusak kain dan menyebabkan kusut bahkan kendor. Sebaiknya langung menjemurnya di bawah sinar matahari tanpa menggunakan mesin pengering terlebih dahulu. Kualitas celana dalam yang rusak akan mengurangi kenyamanan ketika digunakan dan memungkinkan menyebabkan masalah lainnya.

  • Menggunakan celana dalam yang salah saat olahraga

Pada aktivitas tertentu seperti olahraga sebaiknya menggunakan celana dalam khusus. Ada celana dalam yang memang diperuntukkan untuk olahraga atau minimal jangan menggunakan yang terlalu ketat. Karena aktivitas olahraga menuntut melakukan pergerakan lebih banyak dan menimbulkan lebih banyak keringat. Menggunakan celana dalam yang salah bisa membuat pergerakan menjadi terbatas, intensitas keringat menyebabkan iritasi dan keputihan.

  • Memilih celana dalam¬†renda

Terdengar tidak masuk akal namun menggunakan celana dalam renda kurang baik untuk kesehatan organ intim. Kain renda tidak dapat menyerap keringat dengan baik, membuat area kewanitaan menjadi lembab yang sempurna sebagai sarang bakteri. Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi kulit hingga infeksi. Bahan katun lebih direkomendasikan untuk bahan celana dalam.

Itulah kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan dalam merawat celana dalam. Sekarang mulailah hindari kesalahan tersebut untuk kesehatan area kewanitaan.

You May Also Like

About the Author: Juragan