Berikut Ini Cara Menulis Abstrak Karya Ilmiah

Cara menulis abstrak harus dipahami oleh semua orang yang akan membuat atau menyusun skripsi, jurnal ilmiah, dan artikel. Karena memang, abstrak haruslah ada dalam bagian ini dan menjadi syarat dalam pembuatan karya ilmiah. 

Bagi anak kuliahan tentunya istilah abstrak sudah tidak asing lagi dan sudah menjadi bagian dari kehidupan perkuliahan mereka. 

Abstrak sendiri bisa diartikan sebagai ringkasan dari isi jurnal atau skripsi dengan penulisan yang singkat supaya pembaca bisa mengetahui hal-hal penting yang terdapat pada jurnal atau skripsi tersebut. 

Penulisan abstrk ini terletak pada lembar awal dari sebuah tulisan atau jurnal, dengan hanya memiliki beberapa paragraf serta mencakup rangkuman isi dari jurnal tersebut. 

Abstrak juga bisa didefiniskan sebagai bagian intisari dari sebuah tulisan. Meskipun hanya memiliki beberapa paragraf singkat pembuatannya haruslah memperhatikan atuan dan sistematika. Hal ini dilakukan agar pembaca memahami dan mengerti makdus dari penulisan abstrak tersebut.

Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan coba membahas tentang cara menulis abstrak karya ilmiah sebagai berikut ini : 

  1. Jumlah Kata

    Cara penulisan abstrak yang pertama adalah jumlah kata maksimal adalah 150 kata. Jumlah tersebut merupakan aturan umum yang harus dipahami oleh setiap peneliti. Walaupun begitu, 150 kata bukan menjadi jumlah yang absolut yang harus terpenuhi. Aturan di Indonesia sendiri saat ini jumlah kata yang digunakan dalam penulisan abstrak berkisar antara 100 sampai 150 kata.

  2. Jarak Antar Baris

    Setelah mengetahui jumlah kata yang harus terpenuhi selanjutnya adalah mengetahui bahwa spasi penulisan antar baris dalam cara membuat abstrak adalah spasi 1 (single spacing). Ini dilakukan dengan tujuan untuk memadatkan abstrak yang dibuat dan bisa mencakup abstrak bahasa Indonesia dan abstrak bahasa Inggris dalam satu halaman.

  3. Penulisan Bahasa Asing

    Perlu diketahui bahwa penggunaan bahasa Asing dalam tulisan abstrak yang dibuat harus dicetak miring dalam penulisannya. Penggunaan bahasa asing ini bukan hanya mencakup bahasa Inggris saja tetapi juga bahasa ilmiah yang akan ditulis dengan dalam penulisan abstrak.

  4. Jumlah Paragraf

    Dalam hal ini, setiap cara membuat tulisan abstrak yang dibuat harus terdiri dari 3 paragraf. Hal ini merupakan ketentuan umum yang dibuat dalam cara penulisan abstrak yang baik dan benar.
    Paragraf yang pertama memuat : judul penelitian, rumusan masalah, latar belakang dan tujuan penelitian.
    Paragraf yang kedua memuat : metode penelitian, teknik analisa data, dan landasan teori.
    Paragraf yang ketiga memuat : hasil atau kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan.

  5. Bahasa

    Untuk membuat penulisan abstrak bahasa yang digunakan adalah bahasa induk dan bahasa global. Dalam hal ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa induk dan bahasa global adalah bahasa Inggris yang digunakan sebagai bahasa penulis abstrak.

  6. Kata Kunci

    Di akir pembuatan tulisan abstrak diberikan kata kunci yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Jumlah kata kunci yang diberikan sekitar 3-5 kata yang dipisahkan dengan tanda koma (,).

  7. Penulisan Singkat, Padat, dan Jelas

    Untuk membuat abstrak perlu menulisa abstrak yang singkat, padat, dan jelas. Dengan demikian, jumlah kata yang digunakan pun tidak boros. Yang terpenting, setiap poin yang ingin dibahas di dalam setiap paragraf yang dibuat tidak keluar dari penulisan abstrak yang baik dan benar.

You May Also Like

About the Author: Juragan